Search This Blog

Thursday, May 17, 2018

Review Lensbong (Lensa bongkaran) kamera prosumer untuk foto macro di smartphone


gambar dari google
         Selamat malam para pecinta fotografi, kali ini saya akan membagikan postingan tentang hal yang berhubungan dengan fotografi. Kalau beberapa hari yang lalu saya memposting artikel tentang hewan yang berjudul Tips-tips memelihara bajing kelapa, dan hari ini saya memposting tentang review lensbong prosumer yang lagi ngetren di antara para fotografer hanphone tentunya. Lensa tambahan ini biasa digunakan dalam fotografi macro dengan menggunakan handphone, biasanya hanya dijepit ke kamera hp seperti penjepit lensa tambahan hp pada umumnya seperti lensa wide dan fish eye.

         Dan ini adalah lensbong prosumer yang saya beli dari situs jual beli online dengan harga yang lumayan murahlah, kenapa murah, karena saya membeli lensa ini dalam keadaan utuh alias belum jadi lensa macro siap pakai, dan kekurangannya kalau membeli lensa utuh adalah kita harus merakit sendiri lensanya untuk kita pakai, dan juga kita tidak dapat penjepit jadi kita harus mengakalinya.


         Untuk kelengkapan untungnya saya masih punya penjepit dan parts dari lensa monocular saya yang dulu, jadi saya tinggal potong setengah selongsong lensa depan untuk macro dan saya gabungkan dengan selongsong bekas monokular dengan menggunakan solasi hitam. Dan lens hoodnya saya membuatnya sendiri dari botol air mineral bekas yang saya bentuk dan cat hitam, dan saya berikan sticker nama instagram saya PHOTOMARMAR. Untuk prosedur pembongkara lensa utuh saya tidak bisa menjelaskan karena akan sangat panjang, kalian tinggal cari saja di youtube atau artikel lainnya.

          Ini adalah hasil rakitan lensbong macro saya dilihat dari kamera hp saya, terlihat ada sebuah vignet yang lumayan luas, namun saya tetap memotret dengan keadaan seperti itu untuk menjaga kualitas foto saya. Karena biasanya orang-orang me-zoom kameranya untuk menghilangkan vignet yang akan menurunkan kualitas gambar mereka. Namun saya mengakalinya dengan mengcrop vignet dan meghealing beberapa sisa vingnet di aplikasi snapseed agar menghilangkan vignet tanpa mengcrop lebih kecil.



         Langsung aja, di bawah ini adalah review foto dari lensbong prosumer hasil rakitan saya sendiri, ada foto sesudah dan sebelum di edit menggunakan aplikasi snapseed dan adobe lightroom cc di hp. hasilnya joss dan cukup tajam, cekidot hasilnya. Bunglon/Londok, dan baca juga Bunglon Lokal yang unik untuk di pelihara pecinta Reptil..

foto sebelum di edit

foto sesudah di edit dengan snapseed dan lightroom cc 

foto sebelum di edit

foto sesudah di edit dengan snapseed dan lightroom cc 

              Ini hanyalah dua sample foto saya yang menggunakan lensbong prosumer, hasilnya lumayan tajam dan bokehnya pun mantap, masih banyak lagi sih karya foto saya tentang hewan, kalian bisa lihat contoh hasil lensbong saya di instagram saya PHOTOMARMAR. Nah mungkin hanya ini saya pengalaman saya menggunakan lensbong, tunggu saja postingan berikutnya. Terima kasih.



Saturday, May 12, 2018

Berikut adalah cara dan tips-tips memelihara bajing kelapa.

       
          Halo semua para animal lovers,  kali ini saya akan sharing tentang tips2 dan cara2 memelihara bajing kelapa versi saya dan sesuai pengalaman saya,  sebelumnya saya sudah memposting artikel tentang pengalaman memelihara bajing kelapa, kali ini saya akan membagikan secara jelas tips2 dan cara memelihara bajing kelapa hingga bonding/nurut sesuai pengalaman saya. Ok cekidot.

-Tips pertama, Sebelum membeli bajing kelapa usahakan cek bajing yang akan kita beli ketika di pedagang.  Pilihlah bajing yang terlihat lincah, lihat matanya apakah jernih semua, usahakan jangan yang belekan. Dan usahakan belilah bajing yang sudah berumur minimal 2 bulan,  kenapa ? Karena jika terlalu muda /dibawah 2 bulan bajing rentan sakit dan butuh perhatian lebih karena biasanya belum bisa makan sendiri. Dan jika membeli umur dewasa,  bajing berpotensi tidak jinak/galak, kecuali bajing sudah di besarkan oleh owner yang memeliharanya dari kecil dengan penghandle an yang baik.

- Tips kedua, Siapkan kandang besi atau jeruji yang yang tidak terlalu kecil/sempit karena bisa mengakibatkan bajing stress,  usahakan jangan menggunakan kandang kayu/berbahan full kayu,  karena kandang bisa dilubangi oleh bajing. Dikarenakan bajing adalah hewan pengerat yang nantinya dia akan menggerogoti kayu untuk mengasah giginya yang akan terus tumbuh bila tidak diasah .  Jangan lupa pula siapkan tempat minum berupa wadah/botol minum hamster untuk kebutuhan minum bajing,  dan juga tempat makan berupa wadah apa saja. Tambahkan juga batang kayu untuk bajing bermain melompat2 di kandang dan rumah2an yang di isi kain untuk tempat berlindung dari udara dingin ketika malam,  biasanya bajing akan menyelimuti dirinya dengan kain tersebut ketika ingin tidur.

-Tips ketiga, Beri makanlah bajing kalian dengan buah2an, dan kacang2an yang enggak harus mahal, tapi cukup bernutrisi agar sehat. Saya sendiri paling sering memberi makan bajing saya dengan buah pisang dan pepaya, beberapa kali seminggu saya kadang memberikan ulat hongkong untuk kebutuhan protein. Rajin2lah membersihkan tempat makan bajing agar terhindar dari penyakit yang disebabkan pembusukan sisa makanan pada tempat makan bajing. Dan juga bersihkan tempat minum yang lama kelamaan juga akan menimbulkan lumut pada wadah/botol minum.

-Tips keempat, Nah, jika tips di atas sekiranya bisa dilakukan, tips yang keempat ini yang paling penting. Sering-seringlah menghandel atau bermain dengan bajing kalian. Untuk apa?,  agar bajing kalian bisa dekat dengan kalian dan mengetahui siapa ownernya. Bajing adalah hewan yang cukup cerdas,  kalian bisa searching di google. Enggak cukup di ajak main aja,  tapi juga kalian harus melatih bajing kalian agar bisa bonding/nurut dengan kalian. Contohnya, letakkan bajing kalian di tanah dan coba panggil2 lah nama bajing kalian seperti menyuruh menghampiri kita. Jika bajing berhasil mendekat,  dan memanjat badan kalian berilah cemilan seperti kacang/makanan apapun sebagai tanda penghargaan. Hampir sama seperti melatih burung. Bermain-main dengan bajing kelapa memang agak cape sendiri,  karena sifatnya yang tidak bisa diam, lincah, dan sulit dipegang membuat bajing kadang sulit dipegang. Pengalaman saya karena jarang di handle karena kerja,  akhirnya bajing saya galak gigit tangan sampe berdarah walaupun kalo di panggil langsung lari nyamperin.


        Nah, itulah beberapa tips dari saya jika ingin memelihara bajing kelapa, perbanyaklah searching agar pengetahuan kita semakin luas tentang bajing kelapa.
Terimakasih dan tunggu postingan selanjutnya.

Saturday, May 5, 2018

Pengalaman Memelihara Bajing kelapa (Tupai kelapa)

              Assalamu'alaikum para pembaca yang budiman hehe. Kali ini saya akan membagikan atau sharing pengalaman saya tentang memelihara bajing kelapa. Sebelumnya saya juga sudah memposting tentang Pengalaman memelihara marmut. Nah uda pada tau belum bajing kelapa ? kalo belum nanti saya akan membagikan foto dan cara memelihara bajing kelapa saya sampai bonding atau nurut.

             Saya termasuk orang yang suka sekali memelihara berbagai hewan eksotis, walau pun endingnya kadang suka saya jual karena butuh uang atau bosen, bajing kelapa adalah salah satu hewan eksotis atau yang tidak umum di pelihara kebanyakan orang. Hewan dengan nama latin Callosciurus notatus  dan dalam bahasa inggris disebut Plantain squirrel adalah sejenis bajing, dan berbeda dengan tupai.  

Foto milik sendiri
              
               Foto di atas adalah bajing kelapa saya saat baru beli dengan seseorang dari forum jual beli hewan di facebook, saya beli dengan harga 150rb usia 2 bulan jenis kelamin jantan dan yang pasti jinak. Kelucuan bajing kelapa sangat terasa saat sudah beberapa hari memelihara, suka sekali memanjat badan saya dan suka sembunyi di balik baju saya. Untuk pemeliharaan sebenernya sangat mudah sekali, bajing kelapa termasuk omnivora, makanan kesukaan mereka adalah buah2an, dan foto diatas sedang memakan potongan pepaya. Terkadang sesekali saya memberi ulat hongkong 3x seminggu sebagai asupan protein. Terkadang juga saya memberinya bubur bayi seperti di bawah ini, bajing kelapa sangat suka sekali dengn bubur bayi. Jangan lupa pula memberikan rumah2an yang diisi dengan kain di kandangnya untuk tempat bersembunyi dan melindungi dirinya dari kedinginan, bajing kelapa saya suka menutupi dirinya dengan kain ketika tidur agar tidak kedinginan mungkin.

foto milik sendiri

                 Setelah beberapa bulan, bajing kelapa saya sudah mulai nurut / bonding dengan hanya di panggil dengan cekcekcek hehe. Saya tidak biasa memanggi nama, namun akhirnya bajing saya sudah terbiasa dengan panggilan tersebut. Cara melatihnya sangat mudah, coba lepas dari kandang dan sering2 lah bermain dengannya agar bajing kalian terbiasa dengan kalian, coba taruh di bawah dan mulai panggil sambil memegang makanan di tangan, kalau dia berhasil memanjat tubuh kalian segera berikan potongan makan. Ini seperti melatih burung aja sih. 

                Hal yang saya suka dari bajing saya adalah dia sering memanjat ke badan saya dan suka menjilat jilati leher dan telinga saya, geli2 gimana gitu hehe. Dan yang tidak saya suka dari bajing saya adalah tidak bisa diam, dia selalu lari kesana kemari dengan gesit dan sulit di genggam dengan telapak tangan. jati susah sekali untuk di elus2. Seperti inilah saat dia menjilat-jilati telinga saya.
foto milik sendiri
                  Dan tak terasa sudah setahun, bajing saya sudah besar dan saya pikir usianya sudah siap kawin, karena buah zakarnya sudah terlihat jelas dan besar, entah kenapa bajing saya lama2 suka gigit tangan saya sampai berdarah, setiap saya ajak main selalu begitu, entah karena sudak jarang saya handle karena sibuk kerja, atau karena sedang birahi saya tidak tahu kenapa. Saya juga pernah membelikan seekor bajing betina di pasar hewan jatinegara yang sudah siap kawin, tapi karena tidak jinak sebelum saya masukkan ke kandan malah kabur duluan, kan sue. Dan akhirnya lama kelamaan saya tidak sabar dan cenderung takut saat mengajak bermain bajing saya. Akhirnya ending dari kisah ini adalah saya melepaskannya ke alam liar, dan memberikannya kebebasan berharap dia bisa bertahan hidup.

ngopi gan

              Saya ingatkan, sering2 lah menghandle atau mengajak bermain bajing anda kalau tidak ingin seperti saya, pokoknya memelihara bajing kelapa itu sangat menyenangkan, lucu dan juga gampang. Mungkin sampai disini dulu, nanti saya akan membagikan pengalaman memelihara hewan lain yang saya pernah pelihara. Ambil yang baik saja dari postingan ini yang tidak baik jangan di ambil. Wassalamu'alaikum wr wb.



Monday, April 9, 2018

Ternyata begini wajah asli keong mas!!!

Keong sawah atau biasa disebut keong mas adalah hewan moluska / bertubuh lunak yang memiliki cangkang untuk melindungi dirinya dari predator. Keong mas sering ditemui berada di perairan seperti sungai, persawahan yang berair, danau, dll. Di indonesia sendiri keong mas sering diburu dan dijadikan makanan oleh orang di beberapa daerah di indonesia. Bahkan keong mas sering diburu untuk di jadikan pakan ternak petani seperti bebek, karena keong mas adalah salah satu hama yang merusak tanaman padi.

Nah, bagi anda yang sudah tau keong mas seperti apa, biasanya kita tidak terlalu memperdulikan keberadaan keong mas ini, yang kita lihat hanyalah cangkang keong yang berwarna kuning kecoklatan. Tapi disini saya akan berbagi beberapa informasi mengenai keong mas ini, dan seperti apa sih bentuk sebenernya dari keong mas ini.

Dan ini adalah wajah asli dari keong mas tersebut, jauh berbeda dengan keong racun (bekicot) yang ada didarat. Keong mas umumnya menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam air, dan keluar permukaan air hanya untuk bertelur. Dilihat dari gambar tersebut, mata keong mas tidaklah panjang seperti bekicot, yang panjang itu adalah sungut untuk mengetahui lingkungan sekitar dan mencari makanan. mulutnya berada di bawah mata keong mas.

Foto milik sendiri


Dan di samping kiri, terdapat sebuah tentakel yang bisa memanjang untuk mengambil udara dari permukaan air. Sebenarnya keong mas seperti amfibi, mereka mempunyai dua organ pernapasan yaitu insang dan paru-paru. keong mas menggunakan paru2 disaat oksigen terlarut dari lingkungan yang mereka tinggali sedikit, mereka akan menggunakan tentankel yang bisa memanjang untuk menghirup udara dari permukaan air, dan uga mereka menggunakannya untuk bertelur di darat.

Foto milik sendiri


Keong mas juga sering dijadikan santapan di beberapa daerah, karena rasanya yang lezat dan mudah dicari keberadaanya, terlebih lagi keong mas juga menjadi hama bagi para petani karena sering memakan batang padi. Keong mas mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi, namun tetap saja sangat jarang sekali peminat keong mas, mungkin di karenakan ukurannya yang sangat besar dan terkadang bau lumpur juga menjadi masalah kenapa keong mas kurang diminati untuk dijadikan makanan.

Foto milik sendiri



Nah itulah beberapa informasi sederhana tentang keong mas/keong sawah yang saya berikan, mungkin barang kali ada dari kalian yang ingin memelihara keong mas sebagai tambahan biota air di akuarium anda. Namun tidak disarankan untuk memelihara keong mas dalam aquascape, karena keong mas akan memakan tanaman hias anda di sebabkan mereka rakus dan pemakan segala. Terima kasih.

Friday, March 23, 2018

Tetap kreatif dengan kamera depan ponsel anda.

image from pixabay


Dilihat dari judulnya pasti banyak dari kalian yang beranggapan bahwa artikel ini membahas tentang selfie, ada gak yang berfikir begitu haha. Tunggu dulu, pembahasan kali ini adalah soal memotret ala kamera belakang dengan kamera depan tapi bukan selfie loh. Kenapa harus kamera depan ?, kan ada kamera bekalang!.

Saya membahas hal ini dikarenakan kamera belakang hp saya rusak guys. sebenernya bisa kita ganti modul kameranya guys, bisa beli di toko online atau langsung ke gerai hp aja. Nah jadi saya mencoba berfikir gimana caranya saya tetap berkarya dengan kamera belakang ponsel saya yang rusak. Akhirnya saya mencoba untuk memotret dengan kamera depan. "Kalo motret dengan kamera depan gimana tuh ? kan ribet, kita juga enggak bisa liat hasilnya gimana soalnya kan kita balik hpnya ?.:

Contoh modul kamera
Memotret bukan selfie dengan kamera depan memang susah-susah gampang, apalagi kita enggak bisa ngelihat hasilnya karena ponsel kita balikan menghadap objek, dan juga auto focusnya tidak ada jadi sulit untuk foto macro. Tapi dengan latihan berkali-kali akhirnya saya lumayan mulai beradaptasi, bisa karena terbiasa, iya kan hehe.

Walaupun baru coba-coba, hasil foto dari kamera depan lumayan baguslah kalau kita sudah tau selanya buat memotret objek seperti yang kita inginkan, saya akan memberitahu tips2 memotret dengan kamera depan nanti setelah ini.

Ini adalah beberapa hasil foto saya dengan kamera depan, beberapa sudah di retouch/edit dengan aplikasi snapseed guys. Cekidot :

foto kamera dengan kamera ponsel depan (snapseed)
flatlay gear dengan kamera ponsel depan (snapseed)
pijakan sendiri dengan kamera depan (snapseed)
nah kalo ini selfie hehe tapi dengan momen yang pas (Lightroom)

Nah itu beberapa foto yang saya ambil dengan kamera depan ponsel saya, saya juga sedang beradaptasi dengan kamera depan sampe saya beli modul kamera depan saya guys. Yang penting latihan dan terus mencoba dan jangan berhenti berkarya, tetap kreatif walaupun kepepet seperti penggunaaan kamera depan ini. Sampai sini dulu sekian terimakasih guys, semoga bermanfaat.

Thursday, March 1, 2018

Ini dia hasil jepretan kamera analog seagull df-300x dengan film fujicolor c200


Penasaran dengann hasil jepretan kamera analog ?. Bagi anda yang belum pernah menggunakan kamera analog pasti bertanya-tanya gimana sih hasil dari jepretan kamera analog ?. atau mungkin ada yang sudah mencoba untuk searching2 di mbah google tentang bagaimana hasil dari jepretan kamera analog dan merasa hasilnya ko tidak jauh berbeda ya dengan kamera digital hehe.

yap !. mungkin setiap orang punya pandangan yang berbeda-beda mengenai hasil jepretan dari kamera analog. Tapi menurut saya, hasil jepretan dari kamera analog itu agak sedikit berbeda, karena menggunakan film sebagai penangkap gambar, hasilnya pun berbeda dengan sensor pada kamera digital. Banyak sekali merk dan jenis roll film yang tersedia di pasaran, dan setiap roll film mempunyai karakter yangg berbeda-beda. Karakter seperti apa ?, biasanya mempunyai tone warna yang berbeda seperti contoh film kodak ektar yang mempunyai kepekatan warna yang jelas dan kodak colorplus yang agak kekuningan.

Nah sebagai contoh, ini adalah beberapa hasil dari jepretan kamera analog seagull df-300x dan menggunakan film fujicolor c200 yang mempunyai asa/iso 200. Gambar ini di ambil di Taman mini indonesia indah (TMII) di lokasi taman burung, ini dia hasilnya :






Dan ini ada gambar yang tidak sesuai dengan ekspetasi saya :


Bisa anda lihat dua gambar ini adalah gambar dengan pencahayaan yang buruk, yang gelap adalah gambar under eksposur dan yang paling terang adalah gambar over eksposur. Disinilah tantangan bagi kita jika ingin bermain dengan kamera analog, karena tidak ada layar LCD-nya , kita tidak bisa melihat hasil gambar yang sudah kita jepret seperti pada kamera digital, apalagi kamera analog jenis SLR karena full manual. Saya juga sudah menjelaskan beberapa kesulitan saat menggunakan kamera analog bagi yang masih belajar di artikel ini.

Nah sebenarnya masih banyak foto2 yang saya punya, tapi itu sudah cukup mewakili bagi anda yang masih penasaran dengan hasil jepretan dari kamera analog. Anda bisa membandingkan sendiri hasilnya dengan jepretan dari kamera digital atau pun film merek lain. Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan, Terimaksih.

Tuesday, February 27, 2018

Ini dia guys ! Beberapa kesulitan dalam menggunakan kamera analog.


            Halo pecinta fotografi !, kali ini saya akan membahas tentang memotret dengan kamera analog dari pandangan dan pengalaman saya sendiri. Pada dasarnya memotret dengan kamera analog dan digital itu sebenarnya tidak jauh berbeda, ilmu dasarnya pun sama yaitu segitia exposure. Namun salah satu kesulitan yang akan kita alami saat memotret dengan kamera analog adalah karena tidak ada layar LCD-nya, jadi kita tidak bisa melihat hasil jepretan langsung dari kamera dan juga tidak bisa menghapus hasil jepretan kita yang mungkin kurang bagus.


            Namun dari kesulitan itulah tingkat kemampuan memotret kita akan terasah, kenapa ?, karena kita akan lebih berfikir terlebih dahulu sebelum memotret, dan juga kita akan belajar bagaimana membaca kondisi cahaya disekeliling tempat atau objek yang akan kita potret. Sehingga kita akan tau bagaimana segitiga eksposur yang akan kita terapkan untuk menghasilkan cahaya yang kita inginkan.

            Pada kamera SLR analog, biasanya terdapat light meter di dalam view finder untuk menunjukkan over atau tidaknya cahaya yang akan kita hasilkan dengan mengatur segitiga eksposur, sistem ini juga terdapat di kamera digital SLR. Dan ada juga kamera SLR analog ada yang sudah bisa menggunakan mode auto AV (aperture priority), jadi kita tinggal mengatur bukaan lensa atau aperture saja, shutter speed sudah auto dan iso sudah ada di roll film yang  kita gunakan. Untuk focusing kita tetap mengatur secara manual, karena kamera analog SLR yang biasa digunakan tidak full elektronik, tetapi menggunakan cara kerja mekanik.


            Saya sendiri belum lama menggunakan kamera analog dan masih melatih diri dalam membaca cahaya. Terkadang hasil yang kita inginkan suka tidak sesuai ekspetasi kita. Tapi disitulah sensasi dan serunya bermain kamera analog. Rasa penasaran kita akan hasil jepretan kita terkadang membuat dag dig dug selagi menunggu proses pencucian untuk di scan.


             Menurut saya memotret dengan kamera analog sangat cocok digunakan untuk potret model, portrait, landscape dan objek lainnya yang tidak banyak bergerak seperti sport dan hewan di alam liar. Karena kamera ini tidak bisa auto eksposur dan biasanya full manual, jadi untuk focusing ke objek yang bergerak cepat sangat sulit karena kita harus memfocuskan secara manual.



            Nah, itu adalah beberapa kesulitan yang saya alami selama bermain kamera analog. Mungkin setiap orang mengalami kesulitan yang  berbeda, tapi disitulah keseruan bermain kamera analog. Selain untuk mengasah kemanpuan kita dalam memperlajari cahaya, dan rasa penasaran akan hasilnya pun membuat kita tidak sabar dan membuat ketagihan bermain kamera analog. Jadi yang baru menggukan kamera analog harus sering-sering berlatih agar kemampuan memotret kalian semakin hebat. Sekian terima kasih.