Search This Blog

Sunday, October 7, 2018

Tes Roll film di kamera analog Brica Zoomdate 2000

        Assalamu'alaikum maaf baru posting lagi,  hari ini saya mau posting pengalaman tentang kamera analog yang pernah saya beli,  yaitu kamera pocket analog brica zoomdate 2000. Seperti postingan saya yang sebelumnya tentang hasil kamera analog seagull df 300x, sekarang saya akan posting tentang hasil kamera analog brica zoomdate 2000.
     
       Kamera ini bukan jenis SLR melainkan kamera pocket. Seperti yang kita tau kamera pocket analog mempunyai view finder diatas lensa,  alhasil apa yang kita liat di view finder akan berbeda dengan yang di tangkap lensa, walaupun cuma beda sedikit. Seperti inilah bentuk kameranya.

Foto milik sendiri

Foto milik sendiri

Foto milik sendiri


       Kamera ini mempunya kemampuan zoom 28mm sampai 125mm dan mempunyai LCD di bagian belakang untuk mengatur tanggal, flas on/off, dan pengaturan timer.  Dan juga mempunyai kemampuan auto focus, auto wind dan rewind.

      Untuk hasil sebenernya agak sedikit mengecewakan sedikit sih saya juga tidak tau dari kamera atau saya yang salah menggunakan kamera ini.  Saya sudah tes roll dengan film kodak color plus 200 yang memang gambarnya biasanya agak ke kuning2an.  Namun hasil jepretan saya sepertinya malah kebanyakan under exposure jadi kuningnya pekat banget.
Langsung aja ni hasilnya.







         Nah setelah saya tau hasilnya seperti itu saya berfikir untuk merombak dan mengambil lensa kamera ini untuk di jadikan lensa macro pada kamera smartphone.  Ternyata eh ternyata,  pas di bongkar ada salah satu lensa kecil yang sudah kena fog,  jadi ini penyebabnya hasil jepretan saya gg bagus.  Itu kenapa saya beli dengan harga murah.

        Tapi saya tidak menyesal sudah bongkar untuk di ambil lensanya,  hadil dari lensa macro untuk kamera hpnya sangat memuaskan.
Ini hasil jepretan lensa untuk macronya,  punya bokeh muter dan rentang focus cukup jauh.

Foto milik sendiri from ig: photomarmar

Foto milik sendiri from ig: photomarmar


       Sekian pengalaman saya tentang kamera analog brica zoomdate yang berakhir dengan membongkaran hehe.  Terimakasih semoga bermanfaat wassalamu'alaikum wr wb.

Thursday, August 9, 2018

Fotografi alam liar hanya dengan menggunakan kamera smartphone

      Assalamu'alaikum semua,  maaf baru posting artikel lagi, uda lama gg nongol.

      Kali ini saya akan membahas tentang fotografi wildlife dengan menggunakan kamera smartphone.  Hah?  Emang bisa?. Tentu bisa.  Biasanya fotografi wildlife atau alam liar harus menggunakan kamera digital dengan lensa tele untuk mengambil gambar binatang dari jauh,  dikarenakan hewan liar cenderung kabur bila didekati manusia,  bahkan bisa menerkam manusia bila itu binatang buas.
      Namun saya sebagai seorang fotografer amatir yang senang memotret binatang, dan belum punya kamera dslr sebisa mungkin gimana cara memotret hewan liar dengan hanya menggunakan kamera smarphone. Yaitu dengan menggunakn lensa bongkaran prosumer.  Loh kan itu buat macro ? Berati foto macro donk.  Yup,  memang hasilnya hanya memotret macro karena menggunakn lensa macro,  tetapi memotret macro tidak hanya sebatas memotret serangga,  bisa juga hewan kecil lainnya yang masi bisa masuk frame close up. 
       Seperti contoh foto dibawah ini:


Foto diatas adalah foto seekor bunglon sawah atau kadal kecil yang sering kita temui di sawah/semak2 belukar.  Cara memotret kadal tersebut memang harus kita tangkap dulu, karena kita menggunakan lensbong untuk mendapatkan bokeh yang mantap dan juga karena jarak focusnya lumayan dekat,  sekitar 4-6 cm. Setelah di tangkap atur kadal yang ingin kita foto di tempat yang kita inginkan,  lalu jepret fotonya sesuai angle yang kita inginkan, tapi jangan sampe menyiksa ya, setelah kita puas memotret lepaskan kembali kadalnya ke alam. Kadal seperti ini takut sekali manusia,  dan susah juga untuk menangkapnya, jadi harus cape dulu,  tapi kalo dapet hasilnya mantap ko.

      Dengan menggunakan kamera smartphone tetap saja keterbatasan selalu menjadi kendala,  tapi jika kita kreatif apapun bisa dilakukan. Dan dibawah ini adalah beberapa foto yang saya jepret dengan kamera smartphone dan lensbong.
Tapi ingat,  foto tetap harus kita edit untuk mendapatkan tone warna yang kita inginkan dan mengcrop untuk menghilangkan vignet dari lensbong dengan aplikasi yg sering saya gunakan yaitu snapseed dan adobe lightroom cc.




Untuk melihat lebih banyak foto jepretan saya lebih bnyk lagi silahkan kunjungi instagram saya dan jangan lupa follow juga.
kalo ingin tanya2 silahkan dm ya.
Terimakasih sampai sini dulu ya.
Sampai jumpa,  wasslamu'alaikum wr wb.

Monday, May 21, 2018

Cara membuat mini softbox untuk lighting fotografi

       Assalamu'alaikum.. Sebelumnya saya mengucapkan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA kepada para pembaca yang budiman hehe.. Semoga puasa kita bisa di kuatkan dan dilancarkan, Aamiin.
       Kali ini saya akan membagikan artikel tentang cara membuat softbox,  yaitu lampu yang biasa digunakan para fotografer di studio untuk fotografi karena cahayanya yang terlihat sangat soft. Kurang lebih seperti ini contoh softboxnya,  familiar bukan.
(gambar)
        Namun saya akan membuat versi kecilnya yang saya buat dari bahan2 murah meriah seperti kardus, dll. Karena ukurannya yang kecil dan terkesan portable,  softbox ini bisa dibawa kemana-mana dan bisa digunakan untuk foto produk, hewan peliharaan, portrait, maupun still life. Cekidot dan siapkan bahan2nya dulu.
1. Box kardus bekas, kardus apa saja.
2. Cutter
3. Lakban hitam atau lakban bening
4. Lem kertas
5. Gunting
6. Lampu dan rumahnya, kabel, dan colokannya.
7. Kertas silver (saya lupa namanya) bisa juga pake alumunium foil.
8. Dan kertas hvs

        Pertama, gunting/cutter kotak kardus menjadi bentuk seperti gambar dibawah ini, untuk ukuran sesuai selera, soalnya ini hanyalah softbox mini yang bisa dibawa-bawa / portable untuk foto hewan2 kecil dan foto produk. Jika sudah, tempelkan kertas silver mengikuti bentuk kardus dengan lem kertas ke semua kardus.




          Kedua, satukan kardus yang sudah ditempel kertas silver tadi dengan lakban hitam atau lakban putih, dan bentuk seperti gambar di bawah ini. Lakban setiap sudut luar dan sudut2 dalam agar lebih kuat.


          Ketiga, buatlah lubang dudukan lampu dengan menggunakan kardus yang lain, dan sesuaikan ukuran dengan lubang yang ada di bawah kardus seperti dibawah ini. Lalu lakban atau lem lampu dengan dudukan agar tidak mudah copot.

     
      Keempat, lalu satuka dudukan tadi ke kotak silver tadi dengan posisi lampu berada di dalam, dan lakban juga setiap sudut luar dan dalam di dudukan lampu, seperti gambar dibawah ini.



           Kelima, Buatlah frame dengan ukuran yang sesuai untuk di tempatkan di depan kotak softbox namun jangan di lakban dulu, gambar ini hanya untuk mengukur saja agar frame sesuai dengan kotak softbox.

         Keenam, sebelum fram di pasang di kotak softbox, tampelkanlah kertas hvs ke frame. Fungsi kertas ini adalah sebagai difuser untuk membuat cahaya lebih soft ketika menyinari objek. Jika sudah tempelkan frame yang sudah di beli kertas hvs dengan lakban, seperti gambar dibawah ini.


dan coba tes nyalakan lampunya.

Arahkan ke sebuah objek dan lihatlah perbedaanya ketika sorotan lampu menggunakan kertas hvs dan tidak menggunakan kertas hvs.
      
          Sejauh ini softbox yang saya buat belum saya gunakan untuk foto mini studio saya, karena keterbatasan lahan, soalnya kamar saya sedang dijadikan gudang sementara untuk persiapan lebaran. Dan juga mohon maaf jika gambar gelap dan kurang jelas, dikarnakan saya membuat softbox dadakan dan pembuatanya sore hari menjelang magrib sambil buka puasa. Nah, sekian dulu sampai disini. terima kasih.
   

Thursday, May 17, 2018

Review Lensbong (Lensa bongkaran) kamera prosumer untuk foto macro di smartphone


gambar dari google
         Selamat malam para pecinta fotografi, kali ini saya akan membagikan postingan tentang hal yang berhubungan dengan fotografi. Kalau beberapa hari yang lalu saya memposting artikel tentang hewan yang berjudul Tips-tips memelihara bajing kelapa, dan hari ini saya memposting tentang review lensbong prosumer yang lagi ngetren di antara para fotografer hanphone tentunya. Lensa tambahan ini biasa digunakan dalam fotografi macro dengan menggunakan handphone, biasanya hanya dijepit ke kamera hp seperti penjepit lensa tambahan hp pada umumnya seperti lensa wide dan fish eye.

         Dan ini adalah lensbong prosumer yang saya beli dari situs jual beli online dengan harga yang lumayan murahlah, kenapa murah, karena saya membeli lensa ini dalam keadaan utuh alias belum jadi lensa macro siap pakai, dan kekurangannya kalau membeli lensa utuh adalah kita harus merakit sendiri lensanya untuk kita pakai, dan juga kita tidak dapat penjepit jadi kita harus mengakalinya.


         Untuk kelengkapan untungnya saya masih punya penjepit dan parts dari lensa monocular saya yang dulu, jadi saya tinggal potong setengah selongsong lensa depan untuk macro dan saya gabungkan dengan selongsong bekas monokular dengan menggunakan solasi hitam. Dan lens hoodnya saya membuatnya sendiri dari botol air mineral bekas yang saya bentuk dan cat hitam, dan saya berikan sticker nama instagram saya PHOTOMARMAR. Untuk prosedur pembongkara lensa utuh saya tidak bisa menjelaskan karena akan sangat panjang, kalian tinggal cari saja di youtube atau artikel lainnya.

          Ini adalah hasil rakitan lensbong macro saya dilihat dari kamera hp saya, terlihat ada sebuah vignet yang lumayan luas, namun saya tetap memotret dengan keadaan seperti itu untuk menjaga kualitas foto saya. Karena biasanya orang-orang me-zoom kameranya untuk menghilangkan vignet yang akan menurunkan kualitas gambar mereka. Namun saya mengakalinya dengan mengcrop vignet dan meghealing beberapa sisa vingnet di aplikasi snapseed agar menghilangkan vignet tanpa mengcrop lebih kecil.



         Langsung aja, di bawah ini adalah review foto dari lensbong prosumer hasil rakitan saya sendiri, ada foto sesudah dan sebelum di edit menggunakan aplikasi snapseed dan adobe lightroom cc di hp. hasilnya joss dan cukup tajam, cekidot hasilnya. Bunglon/Londok, dan baca juga Bunglon Lokal yang unik untuk di pelihara pecinta Reptil..

foto sebelum di edit

foto sesudah di edit dengan snapseed dan lightroom cc 

foto sebelum di edit

foto sesudah di edit dengan snapseed dan lightroom cc 

              Ini hanyalah dua sample foto saya yang menggunakan lensbong prosumer, hasilnya lumayan tajam dan bokehnya pun mantap, masih banyak lagi sih karya foto saya tentang hewan, kalian bisa lihat contoh hasil lensbong saya di instagram saya PHOTOMARMAR. Nah mungkin hanya ini saya pengalaman saya menggunakan lensbong, tunggu saja postingan berikutnya. Terima kasih.



Saturday, May 12, 2018

Berikut adalah cara dan tips-tips memelihara bajing kelapa.

       
          Halo semua para animal lovers,  kali ini saya akan sharing tentang tips2 dan cara2 memelihara bajing kelapa versi saya dan sesuai pengalaman saya,  sebelumnya saya sudah memposting artikel tentang pengalaman memelihara bajing kelapa, kali ini saya akan membagikan secara jelas tips2 dan cara memelihara bajing kelapa hingga bonding/nurut sesuai pengalaman saya. Ok cekidot.

-Tips pertama, Sebelum membeli bajing kelapa usahakan cek bajing yang akan kita beli ketika di pedagang.  Pilihlah bajing yang terlihat lincah, lihat matanya apakah jernih semua, usahakan jangan yang belekan. Dan usahakan belilah bajing yang sudah berumur minimal 2 bulan,  kenapa ? Karena jika terlalu muda /dibawah 2 bulan bajing rentan sakit dan butuh perhatian lebih karena biasanya belum bisa makan sendiri. Dan jika membeli umur dewasa,  bajing berpotensi tidak jinak/galak, kecuali bajing sudah di besarkan oleh owner yang memeliharanya dari kecil dengan penghandle an yang baik.

- Tips kedua, Siapkan kandang besi atau jeruji yang yang tidak terlalu kecil/sempit karena bisa mengakibatkan bajing stress,  usahakan jangan menggunakan kandang kayu/berbahan full kayu,  karena kandang bisa dilubangi oleh bajing. Dikarenakan bajing adalah hewan pengerat yang nantinya dia akan menggerogoti kayu untuk mengasah giginya yang akan terus tumbuh bila tidak diasah .  Jangan lupa pula siapkan tempat minum berupa wadah/botol minum hamster untuk kebutuhan minum bajing,  dan juga tempat makan berupa wadah apa saja. Tambahkan juga batang kayu untuk bajing bermain melompat2 di kandang dan rumah2an yang di isi kain untuk tempat berlindung dari udara dingin ketika malam,  biasanya bajing akan menyelimuti dirinya dengan kain tersebut ketika ingin tidur.

-Tips ketiga, Beri makanlah bajing kalian dengan buah2an, dan kacang2an yang enggak harus mahal, tapi cukup bernutrisi agar sehat. Saya sendiri paling sering memberi makan bajing saya dengan buah pisang dan pepaya, beberapa kali seminggu saya kadang memberikan ulat hongkong untuk kebutuhan protein. Rajin2lah membersihkan tempat makan bajing agar terhindar dari penyakit yang disebabkan pembusukan sisa makanan pada tempat makan bajing. Dan juga bersihkan tempat minum yang lama kelamaan juga akan menimbulkan lumut pada wadah/botol minum.

-Tips keempat, Nah, jika tips di atas sekiranya bisa dilakukan, tips yang keempat ini yang paling penting. Sering-seringlah menghandel atau bermain dengan bajing kalian. Untuk apa?,  agar bajing kalian bisa dekat dengan kalian dan mengetahui siapa ownernya. Bajing adalah hewan yang cukup cerdas,  kalian bisa searching di google. Enggak cukup di ajak main aja,  tapi juga kalian harus melatih bajing kalian agar bisa bonding/nurut dengan kalian. Contohnya, letakkan bajing kalian di tanah dan coba panggil2 lah nama bajing kalian seperti menyuruh menghampiri kita. Jika bajing berhasil mendekat,  dan memanjat badan kalian berilah cemilan seperti kacang/makanan apapun sebagai tanda penghargaan. Hampir sama seperti melatih burung. Bermain-main dengan bajing kelapa memang agak cape sendiri,  karena sifatnya yang tidak bisa diam, lincah, dan sulit dipegang membuat bajing kadang sulit dipegang. Pengalaman saya karena jarang di handle karena kerja,  akhirnya bajing saya galak gigit tangan sampe berdarah walaupun kalo di panggil langsung lari nyamperin.


        Nah, itulah beberapa tips dari saya jika ingin memelihara bajing kelapa, perbanyaklah searching agar pengetahuan kita semakin luas tentang bajing kelapa.
Terimakasih dan tunggu postingan selanjutnya.

Saturday, May 5, 2018

Pengalaman Memelihara Bajing kelapa (Tupai kelapa)

              Assalamu'alaikum para pembaca yang budiman hehe. Kali ini saya akan membagikan atau sharing pengalaman saya tentang memelihara bajing kelapa. Sebelumnya saya juga sudah memposting tentang Pengalaman memelihara marmut. Nah uda pada tau belum bajing kelapa ? kalo belum nanti saya akan membagikan foto dan cara memelihara bajing kelapa saya sampai bonding atau nurut.

             Saya termasuk orang yang suka sekali memelihara berbagai hewan eksotis, walau pun endingnya kadang suka saya jual karena butuh uang atau bosen, bajing kelapa adalah salah satu hewan eksotis atau yang tidak umum di pelihara kebanyakan orang. Hewan dengan nama latin Callosciurus notatus  dan dalam bahasa inggris disebut Plantain squirrel adalah sejenis bajing, dan berbeda dengan tupai.  

Foto milik sendiri
              
               Foto di atas adalah bajing kelapa saya saat baru beli dengan seseorang dari forum jual beli hewan di facebook, saya beli dengan harga 150rb usia 2 bulan jenis kelamin jantan dan yang pasti jinak. Kelucuan bajing kelapa sangat terasa saat sudah beberapa hari memelihara, suka sekali memanjat badan saya dan suka sembunyi di balik baju saya. Untuk pemeliharaan sebenernya sangat mudah sekali, bajing kelapa termasuk omnivora, makanan kesukaan mereka adalah buah2an, dan foto diatas sedang memakan potongan pepaya. Terkadang sesekali saya memberi ulat hongkong 3x seminggu sebagai asupan protein. Terkadang juga saya memberinya bubur bayi seperti di bawah ini, bajing kelapa sangat suka sekali dengn bubur bayi. Jangan lupa pula memberikan rumah2an yang diisi dengan kain di kandangnya untuk tempat bersembunyi dan melindungi dirinya dari kedinginan, bajing kelapa saya suka menutupi dirinya dengan kain ketika tidur agar tidak kedinginan mungkin.

foto milik sendiri

                 Setelah beberapa bulan, bajing kelapa saya sudah mulai nurut / bonding dengan hanya di panggil dengan cekcekcek hehe. Saya tidak biasa memanggi nama, namun akhirnya bajing saya sudah terbiasa dengan panggilan tersebut. Cara melatihnya sangat mudah, coba lepas dari kandang dan sering2 lah bermain dengannya agar bajing kalian terbiasa dengan kalian, coba taruh di bawah dan mulai panggil sambil memegang makanan di tangan, kalau dia berhasil memanjat tubuh kalian segera berikan potongan makan. Ini seperti melatih burung aja sih. 

                Hal yang saya suka dari bajing saya adalah dia sering memanjat ke badan saya dan suka menjilat jilati leher dan telinga saya, geli2 gimana gitu hehe. Dan yang tidak saya suka dari bajing saya adalah tidak bisa diam, dia selalu lari kesana kemari dengan gesit dan sulit di genggam dengan telapak tangan. jati susah sekali untuk di elus2. Seperti inilah saat dia menjilat-jilati telinga saya.
foto milik sendiri
                  Dan tak terasa sudah setahun, bajing saya sudah besar dan saya pikir usianya sudah siap kawin, karena buah zakarnya sudah terlihat jelas dan besar, entah kenapa bajing saya lama2 suka gigit tangan saya sampai berdarah, setiap saya ajak main selalu begitu, entah karena sudak jarang saya handle karena sibuk kerja, atau karena sedang birahi saya tidak tahu kenapa. Saya juga pernah membelikan seekor bajing betina di pasar hewan jatinegara yang sudah siap kawin, tapi karena tidak jinak sebelum saya masukkan ke kandan malah kabur duluan, kan sue. Dan akhirnya lama kelamaan saya tidak sabar dan cenderung takut saat mengajak bermain bajing saya. Akhirnya ending dari kisah ini adalah saya melepaskannya ke alam liar, dan memberikannya kebebasan berharap dia bisa bertahan hidup.

ngopi gan

              Saya ingatkan, sering2 lah menghandle atau mengajak bermain bajing anda kalau tidak ingin seperti saya, pokoknya memelihara bajing kelapa itu sangat menyenangkan, lucu dan juga gampang. Mungkin sampai disini dulu, nanti saya akan membagikan pengalaman memelihara hewan lain yang saya pernah pelihara. Ambil yang baik saja dari postingan ini yang tidak baik jangan di ambil. Wassalamu'alaikum wr wb.



Monday, April 9, 2018

Ternyata begini wajah asli keong mas!!!

Keong sawah atau biasa disebut keong mas adalah hewan moluska / bertubuh lunak yang memiliki cangkang untuk melindungi dirinya dari predator. Keong mas sering ditemui berada di perairan seperti sungai, persawahan yang berair, danau, dll. Di indonesia sendiri keong mas sering diburu dan dijadikan makanan oleh orang di beberapa daerah di indonesia. Bahkan keong mas sering diburu untuk di jadikan pakan ternak petani seperti bebek, karena keong mas adalah salah satu hama yang merusak tanaman padi.

Nah, bagi anda yang sudah tau keong mas seperti apa, biasanya kita tidak terlalu memperdulikan keberadaan keong mas ini, yang kita lihat hanyalah cangkang keong yang berwarna kuning kecoklatan. Tapi disini saya akan berbagi beberapa informasi mengenai keong mas ini, dan seperti apa sih bentuk sebenernya dari keong mas ini.

Dan ini adalah wajah asli dari keong mas tersebut, jauh berbeda dengan keong racun (bekicot) yang ada didarat. Keong mas umumnya menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam air, dan keluar permukaan air hanya untuk bertelur. Dilihat dari gambar tersebut, mata keong mas tidaklah panjang seperti bekicot, yang panjang itu adalah sungut untuk mengetahui lingkungan sekitar dan mencari makanan. mulutnya berada di bawah mata keong mas.

Foto milik sendiri


Dan di samping kiri, terdapat sebuah tentakel yang bisa memanjang untuk mengambil udara dari permukaan air. Sebenarnya keong mas seperti amfibi, mereka mempunyai dua organ pernapasan yaitu insang dan paru-paru. keong mas menggunakan paru2 disaat oksigen terlarut dari lingkungan yang mereka tinggali sedikit, mereka akan menggunakan tentankel yang bisa memanjang untuk menghirup udara dari permukaan air, dan uga mereka menggunakannya untuk bertelur di darat.

Foto milik sendiri


Keong mas juga sering dijadikan santapan di beberapa daerah, karena rasanya yang lezat dan mudah dicari keberadaanya, terlebih lagi keong mas juga menjadi hama bagi para petani karena sering memakan batang padi. Keong mas mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi, namun tetap saja sangat jarang sekali peminat keong mas, mungkin di karenakan ukurannya yang sangat besar dan terkadang bau lumpur juga menjadi masalah kenapa keong mas kurang diminati untuk dijadikan makanan.

Foto milik sendiri



Nah itulah beberapa informasi sederhana tentang keong mas/keong sawah yang saya berikan, mungkin barang kali ada dari kalian yang ingin memelihara keong mas sebagai tambahan biota air di akuarium anda. Namun tidak disarankan untuk memelihara keong mas dalam aquascape, karena keong mas akan memakan tanaman hias anda di sebabkan mereka rakus dan pemakan segala. Terima kasih.